SMK NUSA MANDIRI.Program Jurusan : TKJ,TSM,AK Alamat: Comal Baru, Ujunggede, Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Pos 52364

Wednesday, 23 November 2016

Soal Penilaian Akhir Sekolah Tingkat SMK-TKJ

1. Kelas - X - Teknik Komputer & jaringan
    a. Perakitan Komputer
    b. Sistem Operasi
    c. Pemrograman WEB

2. Kelas - XI - Teknik Kompute & Jaringan
    a. Soal Komunikasi data & Komputer Terapan (digabung)

3. Kelas - XII - Teknik Komputer & Jaringan
    a. Kerja Proyek Teknik Komputer & Jaringan
    b. Trobleshoting Jaringan
    c. Keamanan Jaringan

Saturday, 27 August 2016

Perangkat media penyimpanan internal dan eksternal

PERANGKAT EKSTERNAL
Mesin komputer akan memiliki nilai apabila bisa berinteraksi dengan dunia luar. Lebih dari itu, komputer tidak akan berfungsi apabila tidak dapat berinteraksi dengan dunia luar. Ambil contoh saja, bagaimana kita bisa menginstruksikan CPU untuk melakukan suatu operasi apabila tidak ada keyboard. Bagaimana kita melihat hasil kerja sistem komputer bila tidak adamonitor.Keyboard dan monitor tergolong dalam perangkat eksternal komputer.
Perangkat eksternal yang dihubungkan modul I/O seringkali disebut perangkat peripheral, atau untuk mudahnya disebut peripheral.
Sistem komputer tidak akan berguna tanpa adanya peralatan input dan output. Operasi-operasi I/O diperoleh melalui sejumlah perangkat eksternal yang menyediakan alat untuk pertukaran data di antara lingkungan luar dengan komputer. Perangkat eksternal dihubungkan dengan komputer oleh suatu link dengan modul I/O
Link digunakan untuk pertukaran kontrol, status, dan data antara modul I/O sering kali disebut sebagai perangkat peripheral, atau untuk mudahnya disebut peripheral.
Klasifikasi
Secara umum perangkat eksternal diklasifikasikan menjadi 3 katagori :
1. Human Readable
    yaitu perangkat yang berhubungan dengan manusia sebagai pengguna komputer.
    Cocok untuk berkomunikasi dengan pengguna komputer.
    Contohnya: monitor, keyboard, mouse, printer, joystick, disk drive.
2. Machine readable
    yaitu perangkat yang berhubungan dengan peralatan. Biasanya berupa modul sensor
    dan tranduser untuk monitoring dan kontrol suatu peralatan atausistem.
    cocok untuk berkomunikasi dengan peralatan.
3. Communication
   yatu perangkat yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh.Misalnya: NIC dan
   modem. cocok untuk berkomunikasi dengan perangkat jarak jauh.
Interface ke modul I/O adalah dalam bentuk signal-signal control, status dan data.
Cara Kerja Secara Umum
Perangkat eksternal dihubungkan dengan komputer oleh suatu link dengan modul I/O. Link digunakan untuk pertukaran control, status dan data antara modul I/O dengan perangkat eksternal.
Data berbentuk sekumpulan bit untuk dikirimkan ke modul I/O atau diterima dari modul I/O. Control Signal menentukan fungsi-fungsi yang akan dilakukan perangkat, seperti mengirimkan data ke modul I/O (INPUT atau READ), menerima data dari modul I/O (OUTPUT atau WRITE), report status, atau membentuk fungsi control tertentu ke perangkat. Signal status menandai status perangkat. Misalnya READY/NOT READY untuk menunjukan kesiapan perangkat untuk mengirimkan data.
Control logic berkaitan dengan perangkat yang mengontrol operasi perangkat dalam memberikan respons yang berasal dari modul I/O. Transducer mengubah data dari energi listrik menjadi energi lain selama berlangsungnya output dan dari bentuk energi tertentu menjadi energi listrik selama berlangsungnya input. Umumnya, suatu buffer dikaitkan dengan transducer untuk menampung sementara data yang ditransfer di antara modul I/O dan dunia luar. Ukuran buffer yang umum adalah 8 hingga 16 bit.
Prinsip kerja yang dilakukan perangkat input adalah merubah perintah yang dapat dipahami oleh manusia kepada bentuk yang dipahami oleh komputer (machine readable form), ini berarti mengubahkan perintah dalam bentuk yang dipahami oleh manusia kepada data yang dimengerti oleh komputer yaitu dengan kode-kode binary (binary encoded information). Perangkat input dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu perangkat input langsung dan perangkat input tidak langsung. Perangkat input langsung yaitu input yang digunakan langsung diproses di CPU, tanpa melalui media lain. Sedangkan perangkat input tidak langsung adalah input yang dimasukkan tidak langsung dip roses di CPU.
Koneksi
Perangkat eksternal dapat dipasang melalui saluran, port, atau colokan tertentu. Pada komputer PC, saluran ini biasanya adalah saluran serial, saluran paralel, saluran USB, dan saluran PCMCIA. Dalam beberapa aplikasi, misalnya untuk menggabungkan dengan telepon seluler, dapat juga digunakan saluran inframerah (IrDA).
Tujuan  Communication Synchronization adalah agar data yang dikirimkan dapat ditafsirkan (dimengerti) oleh penerima dengan tepat dan benar.
Fungsi sinkronisasi:
• Agar penerima mengetahui dengan tepat dan benar apakah sinyal yang diterima merupakan bit dari suatu data (sinkronisasi bit).
• Agar penerima mengetahui dengan tepat bit data (data bit) yang membentuk sebuah karakter (sinkronisasi karakter).
Perangkat-perangkat komunikasi memungkinkan komputer untuk saling bertukar data dengan perangkat jarak jauh, yang mungkin berupa perangkat human-readable, serperti terminal, perangkat mesin readable, atau bahkan komputer lainnya.
Port Komputer
Port komputer hardware berfungsi sebagai antarmuka sebuah komputer dengan komputer atau device lain.
Port serial
jenis ini mengirim dan menerima data 1 bit pada saat melalui kabel tunggal.
Digunakan antara lain : LCD
Port Paralel
Dapat mengirim dan menerima sejumlah bit data pada satu saat melalui satu set kabel.
Universal Serial BUS
Pengembangan dari port serial. Sejumlah vendor dari devais standar seperti mouse dan printer telah beralih ke USB. USB lebih memudahkan berkoneksi, plug and play, dirancang tidak bergantung kepada expansion slot, bila dipasang copot, tidak perlu me-reboot komputer.
USB hub
Sebuah USB hub selain dapat menampung sejumlah device, juga dapat menampung sejumlah USB hub.
PCMCIA
Alat yang digunakan untuk menghubungkan komputer laptop (note book) dengan jaringan kabel , contohnya: 3 com.pcmcia ini sangat berguna sekali bagi pengguna note book agar terhubung dengan jaringan komputer.
Hub\Switch
Alat yang digunakan untuk menghubungkan kabel-kabel pada sebuah jaringan komputer. jadi hub ini berfungsi sebagaikonsentrator dari sebuah jaringan selain itu, hub juga berfungsi untuk mengatur arus data yang masuk dan keluar server, bisa di ibaratkan hub ini seperti lampu lalulintas, bila tidak ada lampu lalulintas, dapat dipastikan banyak terjadi kemacetan atau tabrakan, ini pula dapat terjadi pada jaringan. 
Nir Kabel
Bluetooth, Infra merah, wireless, dll.

Perangkat media penyimpanan internal dan external

Perangkat media penyimpanan internal dan external
a.      Media penyimpanan internal
Ø   ROM (Read Only Memory)
ROM adalah memori yang hanya bias dibaca saja dan tidak dapat dirubah dan dihapus karena sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer.Rom berfungsi untuk menyimpan program operasi komputer seperti program BIOS dan program booting.



Ø   RAM (Random Access Memory)
RAM adalah memori yang dapat diakses secara random (acak).RAM berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu (power on / sedang hidup).





Ø   Cache Memory
Cache memory adalah memory  berukuran kecil yang berkecepatan tinggi dan berfungsi untuk menyimpan sementara intsruksi dan data (informasi) yang diperlukan processor.Boleh dikatakan bahwa cache memory ini adalah memory internal processor.Pada saat ini, Cache memory ada tiga jenis, yaitu L1 cache, L2 cache, dan L3 cache.



b.    Media penyimpanan external
Ø    Hard disk
Hard disk merupakan media penyimpan data luar (External Storage) yang berfungsi meyimpan data atau program dalam kapasitas yang besar. kapasitas penyimpanan pada harddisk mencapai 1 TB/sekitar 1.000 MB.





Ø   Floppy Disk (Disket)
Disket merupakan media penyimpanan eksternal dengan kapasitas kecil, yaitu sekitar  1,44 MB.Untuk menggunakan media ini diperlukan flopy disk drive.Seiring perkembangan teknologi, beragam media penyimpanan data bermunculan dengan menawarkan kapasitas lebih besar dan kemudahan penggunaan, dengan demikian Disket perlahan mulai punah.


Ø   Flash Disk
Flash disk merupakan media penyimpan data dengan kapasitas penyimpan cukup besar, Flash disk  dihubungan pada komputer melalui  USB (Universal Serial Bus).  Dibanding  disket/CD Flash disk akses datanya relatif lebih cepat   hampir sama dengan hardisk. Saat ini harganya masih relatif mahal tergantung kapasitas dan mereknya. Kapasitasnya bervariasi mulai dari  64 MB, 128 MB, 512 MB dts.



Ø   Harddisk Eksternal
Harddisk eksternal merupakan perangkat penyimpanan yang mana fungsi dan kapasitasnya hamper sama dengan harddisk internal.Kapasitas simpan harddisk eksternal sangat bervariasi,mulai dari 40 GB samapi 50 GB.Namunkini juga sudah muncul harddisk eksternal yang daya tampungnya mencapi 1,5 TB atau sama dengan 1500 GB.




Ø   Blue-Ray

Blue-Ray merupakan media penyimpanan data yang dikelurakan oleh perusahaan  Sony. Satu keping Blue-Ray disc single layer bisa menampung 25 GB.Sementara untuk dual layer bisa menampung 50 GB.
 
 
 
 
 
 
 
Sumber : http://ronialdianto.blogspot.co.id/2014/11/perangkat-eksternal-dan-internal.html

Komponen Perangkat Proses dan Komponen Pendingin Pada Komputer

Komponen Perangkat Proses dan Komponen Pendingin (Lengkap). Media proses komputer - Proses merupakan instruksi atau perintah yang dilakukan oleh komputer untuk menjalankan operasi data serta operasi aritmatik dan logika yang dilakukan pada data. Pemrosesan data pada sebuah perangkat komputer dikerjakan oleh Central Processing Unit (CPU).

Peralatan proses pada komputer adalah perangkat keras (hardware) yang befungsi untuk memproses dan mengolah data yang diberikan oleh peralatan input kemudian dikeluarkan (output) dalam bentuk informasi ke dalam peralatan output yang akan diterima oleh manusia. Peralatan proses terdiri dari beberapa komponen perangkat keras komputer yang saling terhubung satu sama lain. Peralatan perangkat proses tersebut antara lain adalah :

Komponen Perangkat Proses

1. CPU atau Prosesor

Prosesor Intel Core i7

Komputer tidak akan dapat bekerja tanpa adanya CPU, CPU sering disebut sebagai otak komputer. Pada Motherboard, CPU memiliki sirkuit tunggal terintegrasi (single integrated circuit) yang dinamakan mikroprosesor. CPU juga memiliki dua komponen dasar, yaitu unit kontrol dan Arithmetic/Logical Unit (ALU).
Unit kontrol menginstruksikan sistem komputer sistem komputer bagaimana cara mengikuti instruksi sebuah program. Hal tersebut akan menghubungkan langsung data dari dan ke memori prosesor. Unit kontrol menyimpan data sementara, instruksi dan memproses sebuah informasi dengan menggunakan unit arihmetic/logic. Sebagai tambahan, unit juga mengontrol sinyal antara CPU dan piranti eksternal seperti harddisk, memori utama dan port I/O.

Arithmetic/Logic Unit (disingkat ALU) akan menjalankan kedua operasi arithmetic dan operasi logic. Pengertian operasi arithmetic adalah operasi dasar matematika seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Contoh operasi logis seperti AND, OR dan XOR digunakan untuk membuat perbandingan dan mengambil keputusan. Operasi logis akan menentukan bagaimana sebuah program akan dieksekusi.

Prosesor akan menangani sebagian besar operasi yang dijalankan oleh komputer dengan memproses instruksi/perintah, mengirimkan sinyal keluar, mengecek hubungan (connectivity) dan memastikan bahwa operasi dan hardware (perangkat keras) berfungsi sebagaimana mestinya. Prosesor akan bertindak sebagai pengirim pesan pada komponen-komponen seperti RAM, monitor dan disk drive.

Mikroprosesor dihubungkan ke dalam sistem komputer melalui tiga bus. Bus-bus tersebut adalah bus data, bus alamat, dan bus kontrol.

Terdapat perusahaan berbeda yang memproduksi CPU. Mereka termasuk Intel, Advanced Micro Devices (AMD) dan Cyrix. Intel dikenal dengan chip CPU nya berbasis silikon yang merupakan chip modern pada tahun 1971.

2. Motherboard

Motherboard

Motherboard merupakan komponen yang sangat penting pada sebuah komputer. Motherboard berfungsi sebagai tempat memasang berbagai perangkat komputer seperti RAM, Prosesor, VGA Card, LAN Card dan perangkat lainnya. Motherboard itu sendiri didukung oleh beberapa chipset yang fungsinya untuk mendukung kinerja komputer.

3. Power Supply

Power Supply

Fungsi dari Power Supply adalah untuk merubah arus AC menjadi arus DC dan mensuplay tegangan ke perangkat keras komputer (hardware) seperti : Motherboard, Harddisk, Floppy Disk dan CD-ROM. Power Supply memiliki 2 jenis yaitu : Power Supply AT dan Power Supply ATX.

4. Memori (RAM)

Memori (RAM)

Memori atau RAM adalah perangkat keras komputer (hardware) yang berfungsi sebagai media penyimpanan data yang hanya bersifat sementara, artinya jika komputer dimatikan maka data yang tadi disimpan di dalam memori akan dihapus secara otomatis. RAM sangat mempengaruhi kecepatan akses komputer sehingga semakin besar kapasitas RAM maka semakin cepat pula kecepatan akses pada sebuah komputer.

5. Harddisk

Harddisk

Harddisk merupakan media penyimpanan data pada komputer yang bersifat permanen. Kegunaan dari harddisk adalah untuk menyimpan data dan program dengan skala besar.

6. VGA

VGA

VGA adalah komponen yang berhubungan dengan peralatan pemrosesan grafis, sehingga semakin bagus sebuah VGA maka semakin bagus pula kualitas gambar yang dihasilkan sebuah komputer.

7. Sound Card

Sound Card

Sound Card berfungsi sebagai memproses data berupa suara. Dengan Sound Card kita bisa memasukkan data berupa suara atau mengeluarkan output berupa suara.

Komponen Pendingin Komputer


Sistem pendingin komputer terkadang tidak terlalu diperhatikan karena pada biasanya orang lebih memperhatikan kualitas prosesor, VGA, RAM, Harddisk dan lain-lain. Padahal pendingin pada komputer yang terpasang di casing atau perangkat komputer merupakan komponen yang penting karena berguna untuk mengatur suhu dan juga mencegah overheat pada perangkat komputer. Dengan dinginnya suhu di perangkat komputer maka perangkat tersebut akan bertahan lebih lama.

5 Jenis sistem pendingin komputer ada banyak jenis dan merk juga. Sistem pendingin komputer terdapat berbagai macam jenisnya, ada yang kipas (fan), heatsink, liquid cooler, dry ice cooler dan nitrogen cair, TEC (Thermoelectric Cooler). Berikut penjelasan dari masing-masing 5 jenis sistem pendingin komputer :

1. Kipas (Fan)

Kipas (Fan)

Kipas (Fan) merupakan sistem pendingin komputer yang paling umum digunakan, biasanya terpasang di casing, prosesor atau VGA. Kegunaannya juga tergantung arah angin yang dihasilkan oleh kipas, ada yang untuk sirkulasi udara, ada yang mengarahkan udara ke prosesor atau VGA agar tidak terlalu panas. Bentuk, harga dan ukuran dari kipas juga bermacam-macam tergantung merk dan fungsinya. Kamu bisa menggunakan SpeedFan untuk mengetahui kinerja Fan kamu dan berapa suhu yang dihasilkan.

2. HeatSink

HeatSink

HeatSink adalah lempengan logam yang berfungsi menyerap panas dan mendinginkan perangkat komputer serta biasanya tergabung dengan kipas, sehingga alurnya adalah kipas mengalirkan udara ke heatsink, dan heatsink membuat udara tersebut lebih dingin ketika mengenai perangkat komputer.

3. Liquid Cooler

Liquid Cooler

Liquid Cooler akan membuat perangkat komputer yang terintegrasi menjadi 10% lebih dingin sehingga produksi panas bisa diatasi. Dengan begitu umur dari perangkat komputer juga akan lebih tahan lama. Kelebihan dari liquid cooler adalah tidak berisik ketika digunakan, bahkan hampir tanpa suara.

4. Dry Ice Cooler dan Nitrogen Cair

Dry Ice Cooler

Sistem penggunannya adalah perangkat komputer akan langsung bersentuhan dengan tabung tembaga yang nantinya akan diisikan dry ice atau es kering atau diisi dengan nitrogen cair. Biasanya digunakan untuk over clock sehingga bisa menghasilkan suhu yang sangat dingin. Efek dari over clock adalah panas berlebihan pada perangkat komputer karena dipaksa untuk menghasilkan kemampuan maksimalnya. Untuk menghindari pengembunan dari hasil pendinginan maka seluruh komponen akan dilapisi pasta dan pada sekeliling tabung diberi isolator panas.

5. TEC (Thermoelectric Cooler)

TEC

Pendingin ini bekerja dengan mengalirkan arus listrik ke salah satu sisi logam sehingga akan tercipta sisi yang dingin dan yang panas. Pada sistem pendingin ini bisa membuat sebuah pendingin hingga melewati batas titik beku cair.
 
 
Sumber : http://ensiklopediasli.blogspot.co.id/2015/11/komponen-perangkat-proses-dan-pendingin.html

Monday, 8 August 2016

Mohon Maaf.

Buat Siswa / Siswi SMK NUSA MANDIRI blognya mashi dalam perbaikan

Wednesday, 13 April 2016

MEMBUAT KABEL UTP STRAIGHT & CROSS

Kabel straight

Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya.

Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.

Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:





Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :

Menghubungkan antara computer dengan switch
Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan switch ke router
Menghubungkan hub ke router


Kabel cross over

Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan

ujung dua. Kabel cross over  digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalahsusunan standar kabel cross over.







Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :

Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
Menghubungkan 2 buah switch
Menghubungkan 2 buah hub
Menghubungkan switch dengan hub
Menghubungkan komputer dengan router

Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.



Membuat kabel Straight dan Cross Over

Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu

kabel UTP
Connector RJ-45
Crimping tools
RJ-45 LAN Tester

contoh gambarnya seperti dibawah ini :




Kabel UTP Tipe Straight

Sekarang akan kita bahas cara pemasangannya. Yang pertama adalah cara memasang kabel UTP tipe straight. Untuk itu, lakukan langkah-langkah berikut:

Kupas ujung kabel sekitar 2 cm, sehingga kabel kecil-kecil yang ada didalamnya kelihatan.

Pisangkan kabel-kabel tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapikan berdasarkan warnanya yaitu Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, dan Coklat. Setelah itu potong bagian ujungnya sehingga rata satu sama lain.



Susunan kabel UTP tipe straight bisa Anda lihat pada gambar di bawah:



Setelah kabel tersusun, ambil Jack RJ-45. Seperti yang saya katakan tadi Jack ini terdiri dari 8 pin. Pin 1 dari jack ini adalah pin yang berada paling kiri jika posisi pin menghadap Anda. Berurut ke kanan adalah jack 2, 3, dan seterusnya.

 

 Kemudian masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan tadi yaitu sebagai berikut:

Orange Putih pada Pin 1
Orange pada Pin 2
Hijau Putih pada Pin 3
Biru pada Pin 4
Biru Putih pada Pin 5
Hijau pada Pin 6
Coklat Putih pada Pin 7
Coklat pada Pin 8.

Masukkan kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam jack.



 Masukan Jack RJ-45 yang sudah terpasang dengan kabel tadi ke dalam mulut tang crimping yang sesuai sampai bagian pin Jack RJ-45 berada didalam mulut tang. Sekarang jepit jack tadi dengan tang crimping hingga seluruh pin menancap pada kabel. Biasanya jika pin jack sudah menancap akan mengeluarkan suara “klik”.

Sekarang Anda sudah selesai memasang jack RJ-45 pada ujung kabel pertama. Untuk ujung kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel pertama tadi. Untuk itu, ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang Jack RJ-45 pada ujung kabel yang kedua.

Kalau sudah kemudian kita test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1  atau belum.lihat gambar di bawah ini:


 
Kabel UTP Tipe Cross

Cara memasang kabel UTP tipe straight sudah saya jelaskan tadi. Sekarang saya bahas mengenai cara memasang kabel UTP tipe cross. Cara pemasangan kabel UTP tipe cross hampir sama dengan memasang kabel UTP tipe straight. Mengenai teknis pemasanganya sama seperti tadi. Perbedaanya adalah urutan warna kabel pada ujung kabel yang kedua. Untuk ujung kabel pertama, susunan kabel sama dengan susunan kabel UTP tipe straight yaitu:



Orange Putih pada Pin 1
Orange pada Pin 2
Hijau Putih pada Pin 3
Biru pada Pin 4
Biru Putih pada Pin 5
Hijau pada Pin 6
Coklat Putih pada Pin 7
Coklat pada Pin 8.



Untuk ujung kabel yang kedua, susunan warnanya berbeda dengan ujung pertama. Adapaun susunan warnanya adalah sebagi berikut:

Hijau Putih pada Pin 1
Hijau pada Pin 2
Orange Putih pada Pin 3
Biru pada Pin 4
Biru Putih pada Pin 5
Orange pada Pin 6
Coklat Putih pada Pin 7
Coklat pada Pin 8.


Hasil akhir kabel UTP tipe cross akan seperti ini:



Kesimpulannya adalah jika Anda memasang kabel UTP tipe straight maka susunan warna pada kedua ujung kabel adalah sama. Sedangkan cara pemasangan UTP tipe cross, susunan warna ujung kabel pertama berbeda dengan unjung kabel kedua. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyala semua setiap led dari nomor 1 sampai 8.lihat gambar di bawah ini :


Sumber : 

https://deenugraha.wordpress.com/about/membuat-kabel-utp-straight-cross/#comment-345

Tuesday, 12 April 2016

Prinsip Kerja Subscriber Internet Telepon dan Konfigurasi pada Subscriber Internet Telepon

Pengertian Subcriber
Teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan unduh dari DSL berkisar dari 128 kb/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan unggah DSL lebih rendah dari unduh versi ADSL dan sama cepat untuk SDSL.
Prinsip Kerja Subsciber pada Internet Telepon
ADSL menggunakan kabel telpon yang telah ada, jadi bukan fiber optics. ADSL juga dijuluki revolusi di bidang internet atau istilah asingnya “broadband”.
ADSL mampu mengirimkan data dengan kecepatan bit yang tinggi, berkisar antara 1.5 Mbps – 8 Mbps untuk arah downstream (sentral – pelanggan), dan antara 16 Kbps – 640 Kbps untuk arah upstream (pelanggan – sentral). Kemampuan transmisi ADSL inilah yang mampu mengirimkan layanan interaktif multimedia melalui jaringan akses tembaga. ADSL sendiri merupakan salah satu anggota dari “DSL Family”. Teknologi x-DSL sendiri mempunyai berbagai macam variasi.
Instalasi Subscriber secara umum internet telepon
·  Melakukan Dial-Up Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk terkoneksi dengan internet. Salah satu caranya adalah koneksi internet dengan dial-up yaitu akses internet dengan menggunakan jalur telepon. Untuk melakukan koneksi ini, perangkat yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini: ~ 1 unit komputer ~ 1 modem ~ 1 sambungan telepon Hal yang harus dilakukan adalah : ~ Berlangganan ke salah satu ISP terdekat ~ Memasang modem ke komputer ~ Menginstall software internet yang disediakan oleh ISP ~ Menghubungkan komputer (dial-up) ke ISP
·  4. Kelamahan dari Dial-Up adalah sebagai berikut : a) Saat melakukan koneksi internet, telepon tidak dapat digunakan untuk sambungan keluar atau menerima telepon. b) Akses ini menggunakan modem analog, sehingga kecepatan akses lebih rendah dibandingkan metode lainnya, yaitu berkisar antara 64 kbps sampai 128 kbps. c) Metode ini tidak dapat dijadikan hotspot karena kecepatan internet yang rendah. Internet Service Provider yang menggunakan metode ini adalah Telkomnet Instant dan D~NET.
·  5. Langkah-langkah menghubungkan komputer ke internet menggunakan ISP Telkomnet Instant : 1. Klik Start> Program> Accessories> Communication > Pilih Network Connections
·  6. Klik Create a new connection
·  7. Klik Next *Kotak dialog New Connection Wizard
·  8. Pilih Connect to the Internet, lalu klik Next. *Kotak dialog Network Connection Type
·  9. Plih Set Up my connection mannualy, lalu klik Next. *Kotak dialog Getting Ready
·  10. Pilih Connect using a dial-up modem, klik Next. *Kotak dialog Internet Connection
·  11. Pilih modem analog yang anda gunakan untuk setting dialup, klik Next. Jika teman-teman punya laptop atau modem internet pada komputer dekstop, tidak perlu melakukan instalasi modem. Driver modem sudah terinstal ketika menginstal sistem operasi atau driver laptop. 8. Ketik telkomnet instan pada kotak ISP name,
Konfigurasi Subscriber pada internet telepon
Banyak teknologi DSL menggunakan sebuah lapisan asynchronous transfer mode agar dapat beradaptasi dengan sejumlah teknologi yang berbeda.
Implementasi DSL dapat menciptakan jembatan jaringan atau penghalaan. Dalam konfigurasi jembatan jaringan, kelompok komputer pengguna terhubungkan ke subnet tunggal. Implementasi awal menggunakan DHCP untuk menyediakan detail jaringan seperti alamat IP kepada peralatan pengguna, dengan otentikasi melalui alamat MAC atau memberikan nama host. Kemudian implementasi seringkali menggunakan PPP melalui Ethernet atau asynchronous transfer mode (PPPoE atau PPPoA).
DSL juga memiliki rasio pembagian jaringan data yang layak dipertimbangkan pada saat memilih teknologi jalur lebar.
  
Sumber :
http://smk2demakrizal.blogspot.co.id/2015/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html

Wednesday, 23 March 2016

Tugas SISTEM OPERASI JARINGAN KELAS XI TKJ



TUGAS KE - 1
1.  Apakah yang dimaksud dengan basisdata?
2.  Mengapa backup juga perlu diterapkan dalam basisdata?
3.  Gambarkanlah kemungkinan melakukan backup menggunakan program rsync?
4.  Manakah yang lebih baik, backup menggunakan mysqldump ataukah rsync?

TUGAS KE - 2 
1.  Jelaskan pengertian dari media penyimpan?
2.  Jenis-jenis media penyimpan apa saja yang dapat digunakan untuk menjalankan sistem operasi 
     khususnya Linux? Tunjukkan beserta contoh sistem Linux yang digunakan! 

TUGAS KE - 3
1.  Apakah yang dimaksud dengan partisi?
2.  Temukanlah alasan-alasan yang dapat digunakan untuk mempartisi suatu harddisk?
3.  Temukanlah kelebihan dan kekurangan dari sistem dengan banyak partisi dalam satu harddisk dengan 
      sistem banyak harddisk?
4.  Temukanlah perbedaan antara partisi primer dan partisi logikal? 

TUGAS KE - 4
1.  Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem file?
2.  Apakah kelebihan dan kekurangan Ext4 dengan NTFS?
3.  Apa yang dimaksud dengan mounting pada sistem file?
4.  Jelaskan  bagaimana  sistem  operasi  Linux  dapat  melakukan  mounting otomatis pada saat startup?
5.  Carilah  lokasi  dari  aplikasi mount,  umount, mkfs  dan  fsck  pada  struktur direktori Linux?


TUGAS KE -5
1.  Apa yang dimaksud dengan manajemen user pada lingkungan multiuser?
2.  Operasi apa saja yang dapat dilakukan terhadap user di sistem Debian?
3.  Apakah perbedaan perintah useradd dan adduser?
4.  Mengapa password diperlukan pada saat pembuatan user?
5.  Gambarkanlah  apa  saja  yang  mungkin  terjadi  apabila  file  /etc/passwd atau /etc/shadow terhapus 
     dari sistem Linux?

 TUGAS KE -6
1.  Berikan alasan keberadaan grup pada sistem multiuser?
2.  Jelaskan operasi-operasi apa saja yang terkait dengan manajemen grup?
3.  Jelaskanlah  kemungkinan  untuk melakukan  operasi-operasi manajemen grup selain user root?

TUGAS KE -7
1.  Apa  kaitan  antara manajemen  user  dan  grup  dengan manajemen  grup user?
2.  Berikanlah  penjelasan  terkait  kemungkinan menambahkan  user  ke grup yang sama dengan root?
3.  Apa  yang  dapat  terjadi  kalo  seandainya  user  bulan  yang  ada  di  grup bulan ditambahkan 
     ke grup      bintang yang didalamnya ada user bintang?
4.  Pada saat menjalankan perintah groups  tanpa parameter username ada hasil yang ditampilkan, berikan 
     penjelasan terhadap hasil tersebut?

TUGAS KE -8
1.  Apa yang dimaksud dengan manajemen kuota user pada sistem operasi?
2.  Mengapa perlu melakukan manajemen kuota pada user?
3.  Apakah perbedaan antara hard limit dan soft limit?

TUGAS KE -9
1.  Apa yang dimaksud dengan manajemen aplikasi pada sistem operasi?
2.  Jelaskan  operasi  apa  saja  yang  dapat  dilakukan  terkait  dengan manajemen aplikasi?
3.  Apakah perbedaan antara update dan upgrade aplikasi?
4.  Mengapa perlu melakukan update/upgrade aplikasi?

TUGAS KE -10
1.  Sebutkan apa saja langkah-langkah dalam melakukan troubleshooting?
2.  Jelaskan maksud dari kegiatan troubleshooting pada sistem operasi jaringan?
3.  Jelaskan program apa sajakah yang dapat digunakan untuk membaca file log?

TUGAS KE -11
1.  Apa yang dimaksud dengan troubleshooting jaringan komputer?
2.  Apa  saja  alasan  yang  dapata  menyebabkan  terjadinya  kendala  koneksi jaringan?
3.  Dari  percobaan  yang  dilakukan  diatas  mana  perbaikan  yang  lebih  baik, melalui aplikasi teks atau 
     GUI atau sama saja? Berikan alasannya.  

TUGAS KE -12
1)  Apa yang dimaksud dengan troubleshooting DHCP?
2)  Apa saja kemungkinan penyebab suatu layanan DHCP tidak berfungsi?
3)  Mengapa layanan APIPA pada windows tidak baik untuk jaringan berskala besar?  
 
TUGAS KE -13
1)  Apa saja yang dapat menjadi penyebab terjadinya kendala pada server DNS?
2)  Apa perbedaan hasil yang diberikan oleh aplikasi dig dan nslookup dalam pencarian suatu alamat
     domain?
3)  Apakah kegunaan program iptables pada troubleshooting jaringan?

TUGAS KE -14
1.  Mengapa diperlukan adanya suatu server penamaan dalam jaringan?
2.  Apakah fungsi lembaga PANDI di Indonesia?
3.  Apa kelebihan file HOSTS dibandingkan Server DNS?
4.  Bagimana  cara  kerja  server  DNS  dalam  menanggapi  permintaan  dari klien?
 
TUGAS KE -15

1.  Apa yang dimaksud dengan konfigurasi forward pada server DNS?
2.  Apa yang dimaksud dengan FQDN dalam penamaan domain?
3.  Sebutkan aturan-aturan nama domain yang benar?

TUGAS KE -16
Sebutkan minimal satu kendala terlama yang diatasi pada saat membangun
layanan DNS?

TUGAS KE -17

Sudah. 

TUGAS KE -18
1.  Apa saja parameter yang perlu dipersiapkan sebelum membangun suatu server DHCP?
2.  Sebutkan kendala apa saja yang ditemui saat melakukan konfigurasi server DHCP dan apa solusi atau
     tindakan yang diambil?